Jadi gini.. di suatu malam yang tidak terduga, film Pak Jokowi tayang di RCTI. Dia dan aku nonton bersama, kami membahas segala sesuatu mendetail tentang film itu dan apa pun yang muncul di layar televisi.
Sejak itu, aku mulai mengenalnya. Dia bilang dia mau jadi seorang Chef dan aku bilang aku mau jadi seorang penyiar radio. But after all, aku lebih menginginkan untuk menjadi garam dan terang dunia dan ia pun memiliki keinginan yang sama! Setelah hari itu, di hari-hari selanjutnya kami semakin sering melakukan percakapan.
Namun ada satu hal yang paling kuingat skarang. ia pernah bercerita tentang keinginannya di masa mendatang dan ketika aku bertanya kenapa? Ia menjawab,
"Aku pernah liat ada foto nenek tua gitu, lagi buat sapu lidi. Dan belakang fotonya ada tulisan gini 'kita tidak perlu memikirkan untuk apa kita beli sapu tersebut, tetapi ingatlah nenek itu menolak untuk mengemis tetapi bekerja untuk mendapatkan sesuap nasi' mantap kali dh"
Aku yakin barusan itu hanyalah kata-kata yang sangat sangat sederhana. Namun kata-kata yang sederhana itulah yang berhasil meluluhkan hati ku.
Dengan alasan yang sangat logis, aku pun jadi ingin ikut serta dalam keinginannya (ingin ikut serta dalam masa depannya). Dan mungkin karna itulah setiap kali aku berjalan di pinggi kota aku selalu mengingatnya. Aku mengingatnya amat sangat baik.
Tolong yakinkanlah aku bahwa aku tidak jatuh cinta padanya.
(btw smua kejadian itu kami lakukan di LINE chat)