Wednesday, 14 June 2017 is separated into parts.
[Using bahasa please]
[Okeh.]
1. Hari ini pertama kalinya aku masuk ke tempat kuliahan di Medan. Keren banget. Aku ke Universitas Prima Indonesia (UNPRI) sebagai bahan percobaannya temen. Bukan kayak yang ngeri" lhoya.
Aku jadi kayak seorang anak yang mau tes kepribadiannya sama seorang physicology (physicology nya itu temenaku sendiri). Jadi disana itu aku disuruh buat cerita sebelum, sedang terjadi, masa depan dari 20 gambar yang dia tunjukkin.
Aku hanyalah bahan percobaan yang duduk bahagia bebas bercerita. Jujur aja ya, aku bahagia banget engga tau kenapa, rasanya kayak, ini cerita ku, ini dunia ku, terserah aku mau ngapain HAHAHAHAHA!
2. Udah lama banget sejak terakhir kali aku termotivasi. Hari ini aku termotivasi banget.
Gini lho, vanes itu harus lebih banyak lagi baca buku rahasia kehidupan (Alkitab) supaya vanes bisa buka setiap gembok dari rantai-rantai besi yang mengikat vanes.. ohya bukan cuman buat buka rantai besinya vanes, kalo bisa, vanes juga mau bantu buka gembok dari rantai-rantai besi yang mengikat keluarga maupun temen-temen vanes.
HARUS LEBIH BANYAK HABISIN WAKTU KE BUKU RAHASIA KEHIDUPAN.
3. Jadi neneknya aku itu suka banget nonton film sinetron Indonesia yang judulnya "Anak Langit". Dan aku itu paling gak suka sama film sinetron Indonesia. Bukannya karna filmnya jelek ya, tapi mungkin bukan seleranya aku aja. Jadi aku itu bilang sama nenekku kalau film sinetron ini tuh gak bagus, mungkin seIndonesia yang nonton sinetron ini tuh cuman nai-nai.
Akhirnya tibalah hari ini. Aku sama Trisha (kakak perempuan aku) pergi ke toko roti langganan keluarga, dan pas lagi beli roti, tiba-tiba kedengeran suara intro nya film itu. Aku kaget banget. Aku termenung. Aku stop. Takut salah denger. Seriusan. Aku lagi milih roti kan, trus aku jadi berhenti.. aku gak bisa milih.. aku ngakak banget tapi dalam hati (karna ini tempat umum)
Trus ternyata yang kedengeran intro itu bukan cuman aku aja, Trisha juga dnger suara intro itu. Habis itu aku bilang sama Trisha kalau dia aja yang pilih rotinya. Aku masih kaget.
Coba bayangin deh baru kemarin aja aku bilang seIndonesia yang nonton film itu cuman nenek aku. Keesokan harinya ke toko roti langganan, yang pemiliknya juga seorang nenek-nenek, dan sama-sama nonton film itu juga. Luar biasa memang.
No comments:
Post a Comment